Aku peduli katamu ,
Aku peduli anggapmu ,
Aku peduli hakimmu .
Kerna semua hakmu itu tdk sejengkal pun tahu ,
Dan aku , akan terus peduli dalam tidak peduli .
p/s : masih sesat walau jalan lurus .
Manusia ini semuanya mahu syurga, tapi semua tak mahu mati kerana semua tahu andai mati, semua ke neraka, padahal kalau nak ke syurga wajibnya mati.
Aku peduli katamu ,
Aku peduli anggapmu ,
Aku peduli hakimmu .
Kerna semua hakmu itu tdk sejengkal pun tahu ,
Dan aku , akan terus peduli dalam tidak peduli .
p/s : masih sesat walau jalan lurus .
Love is not about saying "I love u" ,
Love is not about saying how much I like u ,
Love is not about sweet talk ,
Love don't give a damn shit about it at all ,
Because ,
Two heart in love need no words .
Saya bukan sapa-sapa .
Sbb sy sah2 jadik saya sampai bila2 .
Saya x taw kalau awak suka saya .
Sbb sy xdak kuasa luarbiasa nk baca hati awak .
Saya x ckp awak suka saya .
Sbb gila xbole belah saya perasan .
Saya nk marah awak wat apa bukan hak saya .
Sbb sy bukan mak bapak awak .
Saya x ckp sy x suka awak .
Sbb entah esok lusa kalo sy suka awk x ke malu sy .
Saya x ckp awk x kenai saya .
Sbb sy pon kdg2 x kenai dri sy sndri .
Mungkin sy silap kt mana2 .
Sy pon manusia .
Kdg2 maaf x cukop .
Kalo ari ni kita x senyum , sy redha la .
Tak esok , lusa , sy yakin kita senyum gak .
p/s : lama dak sy biaq blog sy berkulat ? haha
Apalah salahnya berhenti ,
Sekejap perjalanan dimensi ini ,
Toleh .
Bukan ketidakpintaran ,
Yang gelap dibangga , yang terang disika ,
Pun bukan tiada kekuatan ,
Lemas tenggelam di lautan kegilaan ,
Bukan juga tiada kelihatan ,
Gah api berjirankan tanah ,
Dan bukan satu ketidaksengajaan ,
Seolah Jahannam didakapan .
Aku itu aku ,
Tiada salahnya berhenti ,
Jadi apalah salahnya berhenti .
Dinding tiga , empat atau lima ,
Mahu tak mahu hendak tak hendak , bersegi juga .
Conteng hitam , putih atau merah ,
Mahu tak mahu hendak tak hendak , warna juga .
Lidah pahit , manis atau kelat ,
Mahu tak mahu hendak tak hendak , rasa juga .
Itu Ali , Ah Chong dan Muthusamy ,
Selatan pun , timur pun , barat pun , temu utara juga .
Nun di khatulistiwa , tanah ini kechil saja ,
Tahu tiada dua , apalah salah dijaga ?
Dan Ali , Ah Chong dan Muthusamy ,
Terkait kelingking tertunjuk telunjuk pun ,
Pabila mengah , tertinggung ditanah ini juga .
Dan ,
Menuju khatulistiwa itu ,
Menuju tanah kechil itu ,
Bersama .
Bukan ketidaksengajaan , rapat , ketap dan kejap .
Bukan kesengajaan , loceng dikecingkan .
Haru aku biru .
Resah aku gelisah .
Porak aku peranda .